Mencetak Generasi Qur'ani yang MandiriAmanahBerilmuBerkarya
Satu ekosistem pendidikan untuk anak Anda: Kurikulum Kemenag RA–MA, Tahfidzul Qur'an, dan keterampilan vokasi nyata — di lingkungan yang aman, bersih, dan ramah anak. Dua kampus di Yogyakarta.
Kami menolak dikotomi antara ilmu agama dan ilmu dunia. Di Al Mumtaz, seorang santri belajar hafal Al-Qur'an sekaligus memasarkan produk hasil karyanya sendiri — tumbuh berilmu, berakhlak, dan mandiri sejak hari pertama mondok.
TUNTAS MANDIRI Itulah Profil Lulusan Kami
Bukan slogan di spanduk. Karakter ini dibina setiap hari — di kelas, masjid, asrama, dan unit usaha santri — lalu perkembangannya dicatat.
Taqwa
Akidah lurus, ibadah terjaga.
Unggul
Berprestasi di bidangnya.
Nasionalis
Cinta tanah air.
Tangguh
Tidak mudah menyerah.
Amanah
Jujur & dapat dipercaya.
Shalih, Shalihah
Berakhlak mulia.
Mandiri
Siap berdikari.
Dibina serentak di kelas, masjid, asrama, dan unit usaha santri — bukan mata pelajaran terpisah.
Lima Pilar Pembinaan Santri
Bukan daftar mata pelajaran — ini kerangka pembentukan manusia. Setiap pilar berjalan bersamaan, setiap hari, di kelas, masjid, asrama, dan tempat kerja.
Karakter Sebelum Prestasi
Dengan pendekatan Salafiyah Haditsah, kami menanamkan akidah yang lurus, pembiasaan ibadah sunnah, kajian Kitab Kuning, dan program Tahfidzul Qur'an dengan metode Annahdiyah — membentengi jiwa anak dari pengaruh yang merusak.
Ijazah Resmi, Siap ke Perguruan Tinggi
Bukan sekadar pesantren salaf. Santri menempuh pendidikan formal di bawah Kementerian Agama — RA, MI, MTs, dan MA Plus. MA Al Mumtaz Plus terakreditasi A, MI & MTs terakreditasi B, seluruhnya terdaftar NPSN nasional.
Santri Diajarkan Berkarya Nyata
Hal pertama yang diajarkan kepada santri baru adalah mencangkul. Sebab bila anak sudah mau mencangkul, ia akan mau mengerjakan pekerjaan apa pun. Dari situ ia belajar tata boga, tata busana, produksi, hingga manajemen.
Rumah Aman yang Layak Ditinggali
Asrama bersih dengan pengawasan 24 jam oleh musyrif dan musyrifah yang tinggal bersama santri. Sanitasi terjaga, sirkulasi udara baik, menu makan proporsional, dan lingkungan asri di dua kampus.
Gadget Jadi Alat Belajar, Bukan Pelarian
Kami tidak melarang teknologi — kami mengarahkannya. Laboratorium komputer, Wi-Fi area, dan kelas digital membuat santri memakai perangkat untuk literasi digital dan memasarkan produknya sendiri.
Empat Jenjang, Satu Rantai Pengasuhan
Geser untuk melihat setiap jenjang. Detail lengkap masing-masing jenjang tersedia di halaman khususnya.
Geser ke samping untuk melihat jenjang →
Bukan Janji di Brosur
Semua angka di bawah ini bisa Anda telusuri di laman resmi Kementerian Agama, laman pemerintah daerah, dan pemberitaan publik.
Lima Alasan Orang Tua Memilih Al Mumtaz
Arahkan kursor pada setiap baris untuk melihat gambarnya. Semua yang kami sebutkan di sini sudah berjalan — bukan rencana.
Pengasuhan 24 Jam & Bebas Perundungan
Musyrif dan musyrifah tinggal bersama santri. Disiplin edukatif, bukan hukuman fisik — dengan nol toleransi terhadap perundungan.
Ijazah Resmi Kemenag dari RA sampai MA
Pendidikan formal terdaftar NPSN nasional. Akreditasi A untuk MA Plus, B untuk MI & MTs — siap lanjut ke perguruan tinggi.
Keterampilan Hidup yang Nyata
Tata boga, tata busana, produksi, pemasaran digital — dilatih di 16 unit usaha milik pesantren, bukan sekadar teori di kelas.
Biaya Rasional & Jalur Beasiswa
Pendaftaran Rp 250.000, syahriah mulai Rp 95.000/bulan. Tersedia jalur Sanpro, prestasi, serta beasiswa yatim & dhuafa.
Kekuatan Sosial yang Bisa Anda Verifikasi
Dua panti asuhan, apresiasi Menteri Kominfo, kunjungan Komisi D DPRD DIY, dan mitra Kemenag RI. Bukan klaim tanpa dasar.
Membesarkan Anak Hari Ini Bukan Perkara Mudah
Tiga kekhawatiran ini yang paling sering kami dengar dari para wali santri sebelum mereka memutuskan. Kami menjawabnya terbuka.
Adiksi Gadget & Degradasi Adab
Anak lebih akrab dengan layar daripada buku, mulai kehilangan sopan santun, dan berada di luar jangkauan pengawasan Anda.
Lulus Sekolah, Tapi "Miskin Skill"
Khawatir anak hanya hafal teori, gengsinya tinggi, tetapi bingung dan tidak mandiri saat menghadapi dunia nyata.
Ngeri Lingkungan Asrama yang Keras
Maraknya kabar kekerasan dan perundungan membuat Anda ragu menitipkan anak — ditambah bayangan pesantren lama yang kumuh.
Anda tidak sendirian. Al Mumtaz hadir sejak 2012 sebagai rumah aman yang mengambil alih pengawasan 24 jam dengan penuh kasih sayang — agar Anda bisa bekerja dengan tenang, dan anak tumbuh dengan benar.
Santri Bukan Cuma Mengaji — Mereka Berkarya
Enam belas unit usaha dikelola bersama santri. Hasil penjualannya ikut membiayai operasional pesantren dan beasiswa santri dhuafa.
Yang Sudah Terjadi, Bisa Anda Telusuri
Kami tidak meminta Anda percaya begitu saja. Periksa sendiri di laman resmi Kementerian Agama, pemerintah daerah, dan pemberitaan publik.
Kunjungan Kerja Komisi D DPRD DIY
Monitoring dan penguatan sinergi pendidikan pesantren, Januari 2026, di Kampus Banguntapan.
Bantuan Server & Jaringan CBT dari Kemenag RI
Dukungan sarana ujian berbasis komputer untuk MA Al Mumtaz Plus.
Visitasi Direktorat Pendidikan Diniyah & Pondok Pesantren
Penilaian pengembangan potensi ekonomi dan kemandirian pesantren.
Apresiasi Menteri Kominfo RI
Atas pembukaan Kelas Digital dan program santri anti-radikalisme di lingkungan pesantren.
Prestasi Keterampilan Tingkat Kabupaten
Juara lomba roti sobek & bolu, serta studi tiru dari pesantren se-Jawa.
Legalitas & Status Terdata Resmi
Yayasan berbadan hukum · Terdaftar Kemenag DIY · NPSN nasional · Izin operasional RA–MA · Panti Asuhan Miftahunnajah · Koperasi Konsumen Syariah · BLK Komunitas.
Masih Ada yang Mengganjal? Wajar — Kami Jawab Terbuka
Delapan pertanyaan yang paling sering muncul dari orang tua sebelum memutuskan. Kami memilih menjawab jujur daripada menutupinya.
01Anak saya belum lancar mengaji. Apakah masih bisa diterima?
02Bagaimana keamanan asrama? Saya takut anak jadi korban perundungan.
03Anak saya kecanduan gadget. Apakah akan dilarang total?
04Apakah ijazahnya diakui? Bisa lanjut ke perguruan tinggi?
05Kami sibuk bekerja. Bagaimana kami memantau anak?
06Anak saya dari sekolah umum dan belum pernah mondok. Bisa menyesuaikan?
07Kondisi keuangan kami terbatas. Apakah ada keringanan?
08Bolehkah kami berkunjung dulu sebelum mendaftar?
Amankan Kursi Ananda Lebih Awal
Kami sengaja membatasi jumlah santri baru setiap tahun agar pengasuhan tetap intensif. Mulailah dengan percakapan — tanpa biaya, tanpa komitmen.
Senin – Sabtu · 08.00 – 16.00 WIB
Dua Kampus, Satu Ekosistem Pengasuhan
Kampus utama di Patuk, Gunungkidul — sejuk dan tenang. Kampus kedua di Banguntapan, Bantul — praktis dijangkau dari pusat Kota Yogyakarta.
Al Mumtaz Gunungkidul
- Jl. Wonosari Km 25, Kerjan, Beji, Kec. Patuk, Kab. Gunungkidul, DIY 55862
- (0274) 290-1151
- RA · MI · MTs · MA Plus · Madin · 16 unit usaha · WEIPA · BLK
Al Mumtaz Banguntapan
- Jl. Ringroad Timur, Wonocatur, Sorowajan, Banguntapan, Kab. Bantul, DIY 55198
- 0819-1821-1669
- MA · Panti Asuhan Miftahunnajah · kampus perintisan 2008
